Monday, July 4, 2016

Tips Memfoto Produk Jualan Online

Bagi yang berminat jualan online, hadirnya laman belanja elektronik dalam jaringan (e-dagang atau e-commerce) seperti Kaskus, OLX, hingga Facebook, dan Instagram menjadi jalan mudah  menawarkan barang tanpa harus membuka toko fisik.

Salah satu poin penting dalam berjualan online adalah foto produk yang bagus, agar tampilannya menarik dan mengundang pembeli. Berikut ini tip dari Krysten Leighty di Pixelz Inc seperti dikutip dari Tabloid Sinyal, 26 Februari-10 Maret 2016:

Backdrop:
Selain kamera dengan sensor dan autofocus yang akurat, diperlukan juga beragam aksesori pendukung seperti backdrop, meja, lampu, dan tripod. Backdrop penting agar produk tampak bersih dan bertampilan konsisten, serta menghilangkan objek pengganggu. Bisa dibuat dari kertas, stereoform atau tembok, pilih bahan berwarna putih bersih.

Meja:
Taruh produk di atas meja yang stabil agar terlihat lebih tinggi, mudah dipotret, dan mudah diatur posisinya. .

Lampu:
Ada banyak sumber cahaya yang bisa dipakai. Namun yang mudah dan murah adalah cahaya alami yang masuk lewat jendela. Atur produk ke dekat jendela yang lebar agar mendapatkan banyak cahaya. Jika tak bisa, harus diganti dengan lampu yang sangat terang. Jangan pakai flash karena cahaya hanya dari satu arah akan tampak datar.

Tripod:
Foto yang tajam membutuhkan kamera yang stabil tanpa goyangan sedikitpun. Itu bisa dipenuhi lewat pemakaian tripod ponsel plus timer saat memotret. Fitur Optical Stabilization juga akan lebih membantu.

Aplikasi:
Pakai aplikasi tambahan agar hasilnya lebih optimal, seperti Camera Zoom FX (Android) atau Camera+ (iPhone).

Bersihkan:
Lepas dan bersihkan produk dari hal mengganggu seperti kotoran atau label harga. Kalau hanya debu atau sedikit kotoran bisa dibersihkan saat editing.

Grid:
Aktifkan tampilan garis bantu (Grid) di menu kamera agar mudah menempatkan produk di tengah.

Bayangan:
Kurangi bayangan atau sisi gelap produk, dengan menambahkan kertas pemantul cahaya untuk menerangi bagian gelap. Tujuannya agar foto produk tampil terang dan jelas di semua sisi.

Zoom:
Pakai zoom untuk mendapatkan komposisi terbaik. Jika ada, pakai lensa tambahan khusus untuk ponsel seperti makro atau tele.

 (*)

Tuesday, April 14, 2015

Cerita PopCorn Story yang Manis

Berondong jagung atau popcorn, siapa yang menolak? Apalagi kalau habis keluar dari tungku pemasak, kemudian dituangkan mentega cair di permukaan popcorn. Wow, tidak bisa berhenti menggigit. 

Popcorn dalam kemasan juga banyak diperjual belikan. Tempat belanja online Blibli.com di Kategori Kuliner ternyata menawarkan banyak pilihan popcorn. Dari Garrett yang memang sudah terkenal sebagai merek berondong jagung homemade, Popcorn Story dan Chef Tony’s Popcorn Gourmet.  

Setelah mencoba Garrett rasa cheese atau keju yang asin gurih, saya tertarik mencicipi Popcorn Story yang banyak menawarkan varian manis, seperti rasa caramel, chocomalt, original, tiramisu, dan greentea. Hanya Popcorn Story rasa jalapeno yang sudah pasti berbeda karena punya sensasi rasa pedas. Jalapeno adalah cabe khas Meksiko yang mempunyai citarasa pedas menggigit.

Ternyata selain menawarkan pembelian satuan, di Blibli.com tersedia PopCorn Story dalam bentuk pembelian paket. Masing-masing paket terdiri dari tiga tabung kemasan (tube) beda rasa dan bila membeli dalam harga paket akan memperoleh potongan harga 7 persen lebih murah dibandingkan beli per satuan seharga Rp25 ribu/tube.  

Tiga pilihan paket juga menawarkan varian yang berbeda yaitu:
Popcorn StoryPaket 1 : Satu paket terdiri dari rasa: original, chocomalt, dan caramel. Bagi penggemar varian rasa popcorn manis dan klasik seperti saya, bakal cocok memilih varian ini. Karena taste di lidah tidak jauh dari sensasi gula cair (original maupun caramel) dan coklat (chocomalt).

Popcorn Story Paket 2 : terdiri dari varian rasa original, jalapeno, dan chocomalt. Coba cek detilnya dengan meng-klik link ini.

Popcorn Story Paket 3:  popcorn terdiri dari tiga varian rasa yaitu caramel, tiramisu, greentea. Nah,mengingatkan pada rasa sweet cake dan sudah pasti menjanjikan sensasi manis, bukan?


Popcorn Story memiliki bentuk popcorn bulat dan besar-besar, serta memberikan sensasi krenyes di lidah. Hanya saja apabila ditanya apa kekurangannya, maka bisa saya katakan dalam kemasan. Ketika saya membeli dalam tiga varian rasa tidak ada label kemasan yang menunjukkan rasa penganan di dalamnya. Namun hal ini dimaafkan karena semua varian rasa toh nikmat dicicipi.  

Saturday, April 4, 2015

Ikut Makeup Class Teknik Smokey Eyes

Sabtu lalu (28/3) untuk pertama kali saya mengikuti makeup class. Sebagai pekerja kantor mungkin kita sudah terbiasa berdandan sebagai bagian penampilan di perusahaan. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mencoba mengikuti kelas-kelas semacam itu. 

Selain jadi tahu teknik aplikasi makeup secara benar, biasanya kelas-kelas tersebut ada tema belajar misalkan belajar makeup gaya natural, smokey eyes, fuschia theme dan sebagainya.  

Sehingga kita tinggal pilih tema sesuai minat atau kebutuhan. Kalau saya sendiri, selain alasan-alasan yang sudah disebutkan tadi, adapula kesempatan baik secara waktu maupun informasinya, memuaskan ingin tahu bagaimana cara menghasilkan tata rias wajah yang  flawless... ahay.

Lokasi Makeup Class di M9 Studio, sepertinya nama tempat merujuk alamatnya yang berada di Jl. Melawai X No.9 Jakarta Selatan. Studio ini dimiliki oleh brand makeup Make Over. Tempat belajarnya di lantai dua dengan didampingi dua orang trainer, mbak Lisa dan Miss Rega (cmiiw...)

Dengan empat orang peserta dan semuanya pekerja, trainer mengajarkan riasan mata gaya smokey eyes.

Tapi untuk mencapai gaya riasan mata smokey eyes, banyak lho tips yang bisa kuserap dari pemaparan sang trainer. Mulai dari teknik aplikasi, seperti cara memulaskan foundation ke wajah, cara menggunakan kuas yang benar, teknik shading, hingga memotivasi keberanian kami untuk mengaplikasikan makeup.

“Soal tata rias tidak ada yang benar atau salah. Tapi soal selera,” demikian lebih kurang kalimat yang kucerna dari mbak Lisa. Hmm.. benar juga. Jadi, buat pembaca blog Travellita Lady yang kusingkat jadi TraveLady silakan berani mencoba. Ada pepatah, “Practice make it better” akan membuat kamu makin mumpuni. 


Smokey Eyes

Muka ibarat kanvas lukisan yang bersih sebelum kita sapukan berbagai warna. Nah, demikian pula langkah pertama-tama yang harus dilakukan sebelum berdandan adalah membersihkan wajah terlebih dulu. Gunakan Light Remover yang bertujuan mengangkat kotoran di wajah termasuk makeup serta debu.

Langkah selanjutnya mengaplikasikan rangkaian produk makeup yang termasuk ke dalam Primary Makeup yaitu Make Over Hydration Serum berfungsi melembabkan wajah sekaligus membuat kulit terasa kencang. Produk ini digunakan sebagai primer agar riasan lebih menempel dan tahan lama.

Kemudian bubuhkan Corrective Base Makeup. Seperti namanya, ini sebagai alas makeup yang dapat memberikan efek koreksi pada wajah, terutama untuk rona kulit yang kurang merata. Untuk pengguna ada dua variasi pilihan, yang pertama adalah Greenish untuk kulit agak kemerahan; dan pilihan yang kedua adalah Cyanite untuk memberikan efek cerah pada kulit kusam yang cenderung gelap.

Sebagai catatan, bagi rekan-rekan yang memiliki kulit putih seperti saya, maka kulit cenderung menjadi kemerahan, maka pilih yang Greenish. Corrective Base Makeup warna ini juga cocok bagi kebanyakan orang Asia yang umumnya memiliki kulit kuning langsat.

Selanjutnya aplikasikan  foundation berupa Ultra Cover Liquid Matt Foundation diikuti aplikasi bedak tabur Silky Smooth Translucent Powder. Tips memilih warna bedak tabur adalah dengan memilih yang warnanya senada dengan tone kulit atau pilih warna yang setingkat lebih terang daripada kulit. Tips ini berlaku pula untuk memilih foundation yang cocok dengan warna kulit.

Ohya, saya baru sembuh dari cacar air dan hingga saat ini masih tertinggal “jejak” seperti parut bekas jerawat akibat cacar air. Untuk menyamarkan ‘ketidaksempurnaan’ kulit wajah, aplikasikan CamouflageCream Face Concealer setelah foundation tersebut.

Saya kaget karena menemukan concealer Make Over berbentuk cream itu tidak hanya terdiri dari tone coklat seperti beige, natural, light brown, atau dark brown. Make Over punya lima varian warna kamuflase dalam satu kemasan lho! Dan saya dipilihkan warna ungu untuk menyamarkan bekas cacar air. Hihi saya jadi pengen beli kit seharga Rp125 ribu itu.

Kemudian kita “bermain” eye shadow, tentu saja karena smokey eyes maka yang kita akan banyak memakai warna hitam seperti dari Make Over Trivia Eye Shadow Black Goddiva


Tata rias smokey eyes cocok untuk memberi efek dramatis pada mata dan juga memperbesar mata cenderung kecil. Ohya karena sudah 'mencolok' di bagian atas wajah, maka untuk sentuhan akhir pada bibir, pilih lipstik berwarna soft


Mau mencoba aplikasi semacam ini? Teknik-nya bisa TraveLady ikuti di link video berikut ini:  



Friday, March 14, 2014

Info Perpustakaan dan Kantor Arsip Daerah Jakarta

Kita tidak mungkin membeli semua buku yang kita minati. Entah dengan alasan uang, ruangan rumah yang tak lagi memadai untuk menyimpan buku, atau sekadar mencari data yang rasanya tidak memungkinkan dengan harus membeli semua buku. Dalam kondisi seperti itu, perpustakaan dan kantor arsip menjadi alternatif kita mencari sumber bacaan dan informasi.

Perpustakaan kini tidak hanya berfungsi melayani peminjaman buku, tapi mencakup layanan internet, audio-visual, bedah buku dan temu pengarang, atau layanan paket buku (dropping).

Sebagai warga Jakarta, di bawah ini merupakan informasi lokasi Perpustakaan dan Kantor Arsip di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Daftar alamat ini saya kutip dari brosur Lokasi Layanan Perpustakaan – Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi DKI Jakarta :

Gd. Nyi Ageng Serang Lt. VII
Jl. HR. Rasuna Said Kav. C22 Jakarta Selatan
Telp. 021-5263249

Kantor Perpustakaan dan Arsip
Kota Administrasi Jakarta Pusat
Jl. Tanah Abang I, Kebon Jahe, Jakarta Pusat
Telp. 021-3849254

Kantor Perpustakaan dan Arsip
Kota Administrasi Jakarta Utara
Jl. Gereja Tugu No. 21, Semper, Jakarta Utara
Telp. 021-4400686

Kantor Perpustakaan dan Arsip
Kota Administrasi Jakarta Barat
Jl. Tanjung Duren Barat No. 36, Jakarta Barat
Telp. 021-5664662

Kantor Perpustakaan dan Arsip
Kota Administrasi Jakarta Selatan
Jl. Gandaria Tengah V/3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telp. 021-7201147

Kantor Perpustakaan dan Arsip
Kota Administrasi Jakarta Timur
Jl. Jatinegara Timur IV, Komp. Pendidikan Rawa Bunga, Jakarta Timur
Telp. 021-8198929

Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten
Administrasi Kepulauan Seribu
Jl. Pulau Pramuka No. 9, Kabupaten Kepulauan Seribu
Telp. 021-5457222

LAYANAN ARSIP:
Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah
Provinsi DKI Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat
Telp. 021-3198107
Fax. 021-31922763



Perpustakaan buka setiap hari (dari Senin-Minggu, kecuali hari libur nasional) dengan jam operasional antara 09.00 – 20.00 WIB.

Kalau mau menjadi anggota, sudah pasti berstatus warga Jakarta, dengan membawa lembar fotokopi KTP/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa/Kartu Keluarga, dan Lembar Pas Foto berwarna ukuran 2x3 cm.

*Jika ada pertanyaan silahkan telepon ke nomor masing-masing diatas atau langsung ke lokasi untuk menghindari perubahan informasi*


Friday, September 14, 2012

Riau Bersiap Gelar Pesta Olahraga Nasional


Melihat persiapan Riau menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII yang akan resmi dibuka pada Selasa 11 September 2012.

Saat mendarat di bandar udara internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Minggu 9 September lalu, suasana hajatan tuan rumah menggelar pekan olahraga nasional sudah terasa.

Selain kehadiran umbul-umbul selamat datang dan maskot burung Berindit, juga tampak sejumlah Liaision Officers siap menyambut kontingen atlet yang baru mendarat dan mengantarkannya ke meja Registrasi. Liaisions Officer mengenakan kaus kuning, celana jeans dilengkapi sepatu kets berlogo perahu lancang kuning sesuai logo PON XVIII adalah sejumlah mahasiswa di provinsi Riau.

Pada hari yang sama juga Wakil Presiden RI Boediono dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng datang ke Riau dan meninjau persiapan penyelenggaraan PON XVIII.

Wapres Boediono melakukan peninjauan didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Ketua KONI Pusat Tono Suratman, dan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit, dan sejumlah pejabat Pemprov Riau serta pengurus PB PON.

Menpora Andi Mallarangeng meninjau kondisi-kondisi arena serta sempat menonton pertandingan yang sudah dimulai sejak hari Minggu tersebut. Menpora meninjau langsung dimulai dari venue lapangan tembak di Sport Centre Rumbai, dilanjutkan ke Wisma Atlet. Kemudian dilanjutkan, menonton pertandingan basket putra antara DKI Jakarta dengan Nanggroe Aceh Darussalam yang berakhir dengan kemenangan pada tim putra DKI Jakarta. Menpora juga mendatangi kolam renang Rumbai Aquatic Center untuk menyaksikan penyisihan loncat indah pria, untuk kemudian pergi ke Bandarseni Raja Ali Haji (Bandar Serai)/Purna MTQ tempat cabang olahraga  biliar, bowling dan sepak takraw. 

Untuk PON yang berlangsung antara 9-20 September 2012, Riau menyiapkan  54 arena untuk 39 cabang olahraga yang tersebar di ibukota provinsi Pekanbaru, Dumai dan Bengkalis.

Sejumlah berita miring memang menerpa persiapan kompetisi olahraga antar provinsi ini. Dari belum selesainya sasana olahraga dan berbagai fasilitas pendukung, pembangunan sempat terhenti karena adanya dugaan suap Revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2010 tentang Penambahan Biaya Arena Menembak PON Riau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Belum selesainya Wisma Atlet bersama belum terpasangnya fasilitas pendukung seperti air, listrik dan AC.  Dan rubuhnya kanopi di stadion tenis pada Rabu 5 September 2012 dan melukai dua pekerja.

Pembukaan PON XVIII akan berlangsung pada Senin 11 September 2012. Rencananya obor api utama akan diarak ke Stadion Utama Riau, dan disulut ke kalderon di stadion yang menandakan PON dibuka secara resmi. Sementara 12 obor lainnya akan dikirab berkeliling daerah hingga ke perkampungan.

Sebagai informasi, maskot PON XVIII adalah burung Serindit atau disebut “Bujang Serindit” yaitu burung khas daerah Provinsi Riau. Bagi masyarakat Melayu Riau, Serindit dimaknai sebagai kebijaksanaan, keindahan, keberanian, kesetiaan, kerendahan hati maupun lambang kearifan.

Sedangkan logo PON XVIII yaitu “Perahu Lancang Kuning” berupa layar dan gelombang sebagai simbolisasi daerah julukan Bumi Lancang Kuning, dengan makna daerah Riau dialiri oleh 4 sungai besar yaitu Sungai Kampar, Sungai Rokan, Sungai Indragiri dan Sungai Siak, dimana keempat sungai tersebut merupakan sumber kehidupan masyarakat Riau.

Sedangkan Lancang memberikan arti kehidupan penuh dengan semangat yang berpacu menuju prestasi. Gelombang laut melambangkan kedinamisan masyarakat Riau bergerak terus menerus tanpa berhenti mengantarkan kemajuan negeri. Sementara warna merah, kuning, dan hijau melambangkan bahwa Riau memiliki budaya yang tinggi.

Lingkaran berkait pada sudut kiri lancang kuning melambangkan semangat sportifitas yang tinggi dalam persaudaraan menuju prestasi PON. Huruf dan angka menunjukkan tahun dan tempat penyelenggaraan PON XVIII tahun 2012 di Provinsi Riau.

PON Riau adalah kelima kalinya berlangsung di luar Jawa, selain Medan (1953), Makassar (1957), Palembang (2004), dan Samarinda (2008).

Friday, August 3, 2012

Jalan-Jalan Tugas ke Enrekang


Akhir Juli lalu, saya punya kesempatan menjejakkan kaki di Sulawesi Selatan (Sulsel). Ini bukan kesempatan pertama kali berada di provinsi di ujung selatan Pulau Sulawesi karena saya pernah ikut orangtua bertugas di ibukota provinsi, Makassar atau dulu dikenal dengan nama kota Ujung Pandang. Tapi apalah arti ingatan masa kecil?

Kesempatan lain hanya untuk transit di bandara internasional Sultan Hasanuddin juga untuk kemudian lanjut ke kota lain. Nah, sekitar jam 8.25 wita pada 24 Juli 2012 lalu, saya bersama pesawat dari Jakarta mendarat di bandara internasional yang terlihat lebih efisien dalam hal penataan ketimbang bandara Soekarno-Hatta ini.

Dari bandara internasional yang berada di kabupaten Maros ini saya bersama rekan-rekan menaiki kendaraan roda empat menuju Kabupaten Enrekang. Jarak tempuh dari bandara-kota Enrekang, ibukota kabupaten, sekitar 230 kilometer atau 5 jam perjalanan.

Sulawesi Selatan di peta memang berbentuk seperti jantung, dan Kabupaten Enrekang (Enrekang) berada di jantung jazirah dan merupakan pintu masuk ke Kabupaten Tana Toraja. Dalam arti, jika Anda ingin menuju daerah wisata Tana Toraja maka Anda harus melewati dulu Enrekang.

Ketika saya mendapat penugasan ke kabupaten Enrekang juga seperti “wish come true” karena sebelumnya saya menulis artikel dengan bahan wawancara dan bahan-bahan tertulis tentang Kabupaten Enrekang ini, saya sebagai si pencinta kopi langsung jatuh cinta dengan wilayah penghasil kopi arabika ini. Melihat foto-foto daerah melalui berselancar di Internet juga membuat saya membatin semoga bisa kesana.

Menyusuri jalan darat menuju Enrekang ternyata berbeda dengan kota di Jawa, karena sepanjang jalan menyaksikan pantai/laut dan sawah yang menunjukkan kontur topografi wilayah tersebut relatif datar. Adapun kabupaten yang kami harus lewati antara lain berturut-turut Maros, Pangkep (Pangkajene dan Kepulauan), Barru, Parepare, Pinrang  dan Enrekang.

Tiba di Enrekang, saya malah teringat dengan kampung ayah saya di Tapanuli Selatan yang kaya perbukitan dan masyarakatnya mayoritas mengandalkan hidup dari pertanian. Enrekang berasal dari bahasa Bugis yang berarti daerah pegunungan, memang hampir 85 persen dari luas wilayah dikelilingi oleh gunung dan bukit yang membentang di kabupaten seluas 1.786,01 kilometer persegi.

Topografi terdiri dari pegunungan, perbukitan, diikuti lembah dan sungai dengan ketinggian antara 47-3.293 meter di atas permukaan laut, tanpa wilayah pantai, justru membuat saya menikmati keindahan alam yang mayoritas hijau. Selama di sana menjadi kesempatan saya menggunakan Canon G-12 milik pribadi mengasah minat fotografiku.

Wisata andalan di kabupaten yang juga dikenal dengan sebutan Massenrempulu (artinya: daerah pinggiran gunung atau menyusur gunung) adalah menikmati pemandangan  Buntu Kabobong di lereng gunung Bambapuang, berupa lereng gunung berada di sisi kanan jalan poros Tana Toraja dan disebut juga Gunung Nona karena menyerupai kelamin wanita *silahkan interpretasi sendiri dari gambar yang foto yang sempat dibuat saat saya berdiri dengan Buntu Kabobong dari kejauhan*

Adapula pemandian alam air terjun Lewaja, atau situs kuburan batu Tontonan yang berada pada tebing gunung batu.

Sayang, selama di sana saya tidak sempat menyesap Kopi Arabica typica asal Enrekang yang terkenal. Tapi jangan lupa mencicip dangke, makanan khas terbuat dari susu sapi atau susu kerbau sehingga citarasa seperti keju. Bisa menjadi olahan seperti tahu dan kini Pemkab mengembangkan kripik dangke yang rasanya manis gurih.

Selain itu liputan selama masa puasa Ramadan membuat suasana di wilayah yang mayoritas beragama Islam ini tidak maksimal. Misalkan aktivitas yang bergeser ke lebih sore, sehingga untuk keperluan peliputan aktivitas kota agak kecele, atau saat mengunjungi instansi seperti UPTD Balai Pengembangan Teknologi Tekstil, sentra penggilingan kopi dan Kebun Raya Enrekang ternyata sudah tutup karena jam kerja pegawai negeri sipil hanya sampai jam 14.00 wita selama bulan suci Ramadan. 

Monday, December 12, 2011

Yule Log

Penganan jenis tart ini berbentuk khas memanjang, dibuat sedemikian rupa seperti batang pohon. Seperti bentuknya yang bagai batang pohon, nama kue ini adalah yule log, dan memang dihidangkan di hari Natal.

Asal mula tradisi yule log konon pada abad ke-12 ada tradisi di belahan Eropa untuk menebang pohon Yule pada malam Natal dan membawa batang pohonnya kedalam rumah. Tuan rumah akan menempatkannya di perapian, membuat upacara dengan memercikkan minyak, garam dan anggur ke batang pohon, dan berdoa.

Nyala api dan sisa arang pembakaran batang pohon ini dipercaya memproteksi penghuni rumah dari kilat dan kekuatan iblis.

Perancis dan Italia menyebut yule log sebagai ceppo. Tradisi ini kemudian berkembang ke daerah Quebec, Kanada, hingga abad ke-19 dan akhirnya menghilang seiring beralihnya orang dari menggunaan tungku perapian menjadi pemanggang besi. Batang kayu diganti dengan yang lebih kecil, sementara lilin dan daun-daunan hijau menjadi penghias dekorasi di tengah-tengah meja makan saat Natal.

Sekarang, yule log hadir sebagai kue tart yang klasik, berbentuk dasar dari bolu gulung dilapis krim rasa kopi atau coklat, dan didekorasi dengan daun dan bunga dari bahan gula.

Yule Log memiliki adonan dasar kue bolu yang kemudian dilapis selai buah, biasanya cherry atau raspberry, krim, lalu digulung. Kemudian, permukaan kue dihiasi dengan krim coklat yang menyerupai gurat-gurat kayu. Ada pula yang menghias dengan coklat serut dan ditaburi gula serbuk.

Untuk adonan kue itu sendiri, semakin banyak telur akan berpengaruh terhadap hasil kue yang lembut.

Sekitar 6 tahun lalu, saya pernah mewawancarai seorang Pastry Chef Hotel Nikko Jakarta, Sapto Wibowo, untuk pembuatan kue Yule Log. Saya sendiri tidak tahu apa beliau masih berada di sana namun hasil wawancara masih bermanfaat untuk disimak.

“Kalau di Indonesia, sebetulnya bolu gulung. Tetapi kalau di Eropa diisi dengan dark cherry. Cherry yang dicampur minuman kirsch, kemudian dimasak sampai mengental dan aromanya keluar,” kata Sapto Wibowo pada saat itu.

Dari bincang-bincang resep, terlihat butuh kesabaran dan keahlian tersendiri dalam menghasilkan satu unit kue tart yang panjangnya bisa sekitar 60 sentimeter tersebut.

Mengolah resep kue, terdiri dari empat adonan terpisah. Pertama membuat bahan dasar bolu gulung (biscuit chocolate lagere), kemudian isi batang pohon berupa krim lapisan kue yaitu dark sweet cherries compote, cream dengan kirsch, dan chocolate cream.

“Pilih mentega unsalted yang dapat dibeli di supermarket,” kata Sapto untuk bahan mentega yang dilelehkan dalam resep bolu gulung. Sedangkan, memanaskan adonan di oven pada suhu 200°C kalau ingin cepat matang. Setelah adonan kue jadi, tunggu selama lebih kurang 10 menit. Biarkan dingin agar adonan krim tidak meleleh bila ditimpa keatasnya.

Setelah melewati waktu itu dan kue menjadi dingin, maka masuk ke proses penggulungan. Siapkan kertas minyak sebagai alas dari kue. Sebaiknya kertas minyak berukuran lebih besar dari ukuran kue yang mencapai 40 x 60 cm, menjadi alat bantu agar adonan terdorong dan tergulung. Letakkan biscuit chocolate lagere di paling bawah, diatasnya cream dengan kirsch, chocolate cream dan cherry filling pada 1 garis tengah.

Setelah jadi, lapisi dengan whipped cream, tabur coklat parut dan dusting sugar untuk menimbulkan efek seperti salju.

Sebelum dihidangkan di piring, lebih menarik bila kita dekorasi sesuai selera dan ide, namun disarankan untuk tidak memakai icing sugar. Karena icing sugar bukan untuk dekorasi, melainkan hanya untuk menambah manis. Selain itu icing kurang kuat cuaca lembab. Gampang meleleh cair terkena embun es jadinya kalau dimasukkan kedalam lemari pendingin, maka icing hilang.

Selain itu strawberry tidak cocok untuk menjadi lapisan kue. Buah berwarna merah dan segar ini punya kekurangan cepat asam dan getahnya membuatnya cepat hitam. Apalagi jika bercampur dengan krim, maka tampilan krim menjadi gelap dan tidak menarik.

(Gambar dikutip dari: http://blog.craftzine.com)